DPRD Parimo Desak Pembangunan Konsisten dengan RTRW, Soroti Risiko Protes Warga

DPRD Parimo Desak Pembangunan Konsisten dengan RTRW, Soroti Risiko Protes Warga
FOTO : Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sutoyo.

PARIGI MOUTONG // Citaparigata.id — Anggota DPRD Parigi Moutong, Sutoyo, menyoroti lemahnya pemerataan pembangunan infrastruktur di daerahnya.

Ia mengungkapkan, selama sepuluh tahun terakhir, aspirasi warga tentang infrastruktur selalu disuarakan dalam setiap masa reses, namun belum direspons maksimal.

Bacaan Lainnya

“Setiap tahun kami laporkan, tapi hasilnya belum terlihat signifikan,” ujar Sutoyo, Selasa, 11 November 2025.

Menurutnya, penyusunan rencana pembangunan harus berpedoman pada dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). 

Ia menegaskan, berdasarkan RTRW, hanya terdapat tiga pusat kegiatan lokal (PKL) di Parigi Moutong yang berfungsi sebagai simpul layanan pemerintahan dan administrasi.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah konsisten mengakomodasi usulan infrastruktur dari wilayah-wilayah yang termasuk dalam tiga PKL tersebut.

“Kecamatan Moutong misalnya, sampai sekarang infrastrukturnya belum pernah diaspal,” kata Sutoyo. Ia khawatir, ketimpangan pembangunan dapat memicu protes warga di kemudian hari.

Sutoyo juga menyinggung persoalan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Moutong yang belum optimal. Ia menilai akses air bersih masih sulit dijangkau masyarakat.

Melalui pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), Sutoyo mendesak agar pemerintah daerah mengakomodasi kebutuhan infrastruktur dasar, termasuk air bersih, untuk masyarakat Moutong.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *