PARIGI MOUTONG, CitaParigata.id – Memasuki Triwulan (TW) III Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) belum bisa memastikan capain target besaran investasi tahun 2024 di Kabupaten Parigi Motuong (Parimo).
“Kalau untuk besaran persen capaian target itu belum kami tau karena kami genjot mereka itu untuk melaporkan pertriulan, mereka melapor secara online”. Ucap Nasir selaku kepala seksi pengawasan dan pemantauan DPMPTSP Parimo saat di temui media ini di ruang kerjanya. Selasa (27/08/2024).
Kata Nasir, saat ini di Kabupaten Parigi Motuong ada sekitar kurang lebih 100 perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang aktif di berbagai bidang usaha, kemudian ada juga 13 perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang kebanyakan beroperasi di bidang kelautan.
“Kita di sini sebagai pengawasan untuk perusahaan-perusahaan yang sudah keluar izinya dan terdaftar di Kabupaten Parigi Moutong, kita mengawasi perusahaan-perusahaan itu masih jalan atau tidak, itu yang kami lakukan kalau turun infeksi lapangan”. Jelasnya
Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun 2024 Dinas PTSP Parimo di beri target investasi sebesar 368 M.
“Pada tahun 2023 kami di kasih target oleh kementerian sebesar 105 M pada saat realisasinya jumlah investasi itu mencapai 350 M”. Ujarnya.
Nasir juga menambahkan bahwa saat ini ada 3 perusahaan yang tidak aktif tetapi secara administrasi masih terdaftar dan memiliki badan hukum.
“Ada 3 perusahaan yang tidak aktif, itu sebenarnya izin perusahaannya ada, seperti perusahaan kelapa sawit lahanya ada di sini tetapi sampai saat ini pelaporanya tidak ada dan kita juga sudah koordinasi ke pihak Provinsi sampai saat ini tidak ada juga. Sebelumnya 3 perusahaan yang tidak aktif itu beroperasi di daerah Kotaraya, Kasimbar dan Ampibabo”. Tutupnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh media ini, jumlah perusahaan yang terdaftar di Kabupaten Parigi Moutong kurang lebih sebanyak 3000 perusahaan.
