Rusdy Mastura Sebut Sulteng Siap Menjadi Penopang IKN

Kunjungan Kerja Gubernur Sulawesi Tengah Ke Kabupaten Parigi Moutong. Foto: Diskominfo Parimo

PARIMO, CitaParigata.id – Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura lakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Minggu (28/1/2024).

Dalam kunjungan kerja Gubernur Sulteng tersebut mempunyai beberapa agenda antara lain yaitu Penanaman perdana Cabe dan Jagung, peresmian Peningkatan Jalan dan Jembatan Tuladengi Pantai, peresmian SMP Negeri 2 Taopa, penyerahan Bantuan Sosial dilanjutkan dengan bersilaturahmi bersama pengurus cabang Alkhairaat dan tokoh masyarakat di Kecamatan Moutong, dan peresmian Agro Wisata Durian.

“Dalam rangka kunjungan kerja mungkin ini kunjungan pertama kali saya diluar Kota Palu  dengan rombongan besar di Kabupaten Parigi Moutong sengaja saya membawa sejumlah pejabat saya, semoga dengan begini dapat membangun sistem pelayanan yang sinergi antara pelayanan yang satu dengan yang lain,” ujar Gubernur Rusdy Mastura  dalam sambutannya.

Rusdy Mastura mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersiap untuk menjadi daerah Penopang/Penyangga IKN yang direncanakan tahun 2024 sudah mulai aktivitas Pemerintahannya.

“Diketahui persiapan yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi saat ini diantaranya transportasi, pertanian, pertambangan dan pariwisata.” Sebutnya

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo melalui kesempatan yang sama mengatakan selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi- tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas bantuan dan perhatiannya kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

Selamat datang kepada Gubernur Sulawesi Tengah Bapak Rusdy Mastura bersama seluruh rombongan di Kabupaten Parigi Moutong.

“Gerakan tanam cabai dan jagung merupakan salah satu program Nasional pengendalian inflasi pangan yang merupakan tindak lanjut dari arahan bapak Presiden Republik Indonesia dalam rapat kerja Nasional pengendalian inflasi.

Dikatakannya, merupakan langkah strategis antara tim pengendalian inflasi Daerah untuk menekan angka inflasi. Dimana faktor yang sangat signifikan yaitu ketahanan pangan penting dilakukan untuk mengatur keseimbangan suplai bahan makanan yang merupakan suatu hal yang harus terus di perhatikan dalam pengendalian harga pangan.

Sumber : DISKOMINFO KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *